5+ Perbedaan SSD dan HDD yang Wajib Kamu Tahu, Jangan Sampai Keliru!!

Coba deh.. kamu cermati spesifikasi penyimpanan komputer dan laptop masa ini?

Mayoritas sudah menggunakan teknologi SSD daripada HDD.

Ya, berbeda dari zaman saya kecil dulu, seiring berjalannya waktu media penyimpanan pada perangkat digital menjadi lebih canggih dengan kapasitas jumbo. 

Berbicara soal media penyimpanan, sebagian orang mungkin masih bingung antara perbedaan SSD dan HDD.

Nah, untuk menjawab kebingunganmu tentang spesifikasi dan perbedaan antara media penyimpanan masa kini, teknopax akan mengulasnya dalam artikel kali ini.

Jadi, pastikan kamu menyimaknya sampai akhir agar mengetahui apa perbedaan SSD dan HDD

Yuk cuss…

Pengertian SSD

perbedaan ssd dan hdd

Sebelum melangkah lebih jauh ke perbedaan antara SSD dan HDD, saya akan mengulas tentang pengertiannya terlebih dahulu.

Solid State Drive atau SSD merupakan perangkat penyimpanan yang menggunakan sejumlah IC sebagai memori guna menyimpan informasi dan data. 

Perangkat SSD bekerja dengan menanamkan chip memori berbasis silikon yang berfungsi untuk membaca dan menulis data persisten. SSD juga dikenal dengan istilah kartu flash atau flash drive. Performa SSD dianggap lebih mumpuni daripada HDD karena kecepatannya dalam membaca data. 

Selain memiliki spesifikasi yang lebih tinggi daripada HDD, SSD juga dianggap lebih canggih dari USB Flash drive. Media penyimpanan ini tidak memiliki komponen cakram magnetik. 

Komponen SSD juga berbeda dari media penyimpanan sebelumya, sebab SSD menggunakan flash memori NAND. Artinya, memori yang tertanam pada laptop atau komputer kamu dapat menyimpan data meskipun tegangan suplainya dimatikan. 

Lantas, bagaimana dengan ketahanan data yang tersimpan pada SSD? Kamu tak perlu khawatir, sebab data yang tersimpan pada SSD bisa tersimpan dengan baik dalam kurun waktu yang sangat lama. 

Pengertian HDD

Setelah membahas pengertian SSD, saya akan mengulas sedikit tentang HDD sebelum masuk ke perbedaan antara keduanya. Seperti yang sudah saya singgung sebelumnya, bahwa Hard Disk Drive atau HDD merupakan teknologi penyimpanan yang muncul lebih dulu dibanding SSD. 

Sistem penyimpanan inilah yang sering kita jumpai pada laptop atau komputer. Fungsi HDD dapat menyimpan berbagai macam data dan menjalankan sistem operasi. 

Perbedaan SSD dan HDD laptop terlihat jelas pada komponen penyimpanannya. Tipe penyimpanan HDD ini berjenis non-volatile. Sederhananya, HDD tidak mampu menyimpan data saat tegangan suplainya dimatikan. 

Selain itu, di dalam HDD terdapat cakram yang berputar saat bekerja menyimpan dan memproses data. Cakram inilah yang menghasilkan suara cukup berisik pada laptop atau komputer kamu. Ada dua jenis HDD yang bisa kamu temui di pasaran, yakni HDD internal dan eksternal. 

HDD internal tertanam secara langsung di dalam komponen laptop atau komputer, sementara HDD eksternal bisa kamu gunakan untuk memperbesar memori penyimpanan. Fungsi dari HDD eksternal ini tidak jauh berbeda dari flashdisk. 

Perbedaan Antara SSD dan HDD Pada Laptop

Setelah mengetahui definisi dari SSD dan HDD, saya akan mengulas tentang perbedaan di antara keduanya. Sama-sama berfungsi sebagai media penyimpanan pada perangkat digital seperti laptop dan komputer, SSD dan HDD memiliki sejumlah perbedaan yang mencolok. 

Perbedaan ini pula yang membuat perangkat digital banyak beralih ke SSD yang lebih canggih. Nah, sebelum kamu membeli perangkap komputer ataupun laptop, sebaiknya kamu mengetahui perbedaan antara SSD dan HDD agar tidak bingung dalam menentukan spesifikasinya. 

Prinsip Kerja dan Komponen 

Menurut saya, perbedaan SSD dan HDD pada laptop terlihat jelas dari prinsip kerja dan komponen keduanya. Meskipun kegunaannya mirip, namun komponen yang tersusun dalam kedua perangkat ini tidaklah sama. 

Hard Disk Drive atau HDD tersusun dari komponen mekanik dan elektronik. Komponen mekanik dari HDD adalah piringan, serta motor dan lengan yang terhubung ke piringan. Komponen mekanik inilah yang bertugas memproses penulisan dan pembacaan data pada laptop. 

Motor dan ujung lengan yang terhubung pada komponen elektronik akan memutar piringan HDD. Pada saat itulah, terjadi proses penulisan dan pembacaan data. Dengan kata lain, proses pengolahan pada laptop yang menggunakan HDD dilakukan antara aktivitas mekanik dan elektronik. 

Sementara itu, SSD memiliki komponen yang lebih canggih daripada HDD. Dalam memproses data dan menyimpannya, SSD tidak menggunakan piringan ataupun komponen mekanik lainnya. Sebab SSD memiliki komponen yang terintegrasi, komponen elektronik, micro chip, dan kapasitor. Komponen-komponen elektronik inilah yang bekerja membaca dan menyimpan data pada laptop kamu. Cara kerja pada perangkat SSD bisa disamakan dengan sistem kerja memori RAM ataupun flashdisk. 

Form Factor 

Perbedaan SSD dan HDD laptop berikutnya terletak pada form factor-nya. Asal kamu tahu, SSD yang digunakan pada laptop maupun komputer mempunyai sejumlah form factor alias bentuk yang beragam. 

Ada SSD yang memiliki ukuran 2,5 inci dengan bentuk mirip HDD, mirip dengan RAM (M.2 dan M.2 NVMe), ada pula yang menggunakan antarmuka SATA dan antarmuka PCle. Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, ukuran SSD bahkan bisa menyusut menjadi lebih kecil. 

Kamu bisa menemukan SSD berukuran 2,5 inci pada perangkat laptop. Sementara untuk penggunaan notebook, biasanya SSD yang digunakan setinggi 5 mm dan 6 mm. Sedangkan HDD memiliki form factor yang lebih terbatas. 

Penyimpanan HDD hanya memiliki dua tipe. Tipe pertama berbentuk kotak berukuran 2,5 inci atau 3,5 inci dengan antarmuka SATA. Sementara tipe yang kedua adalah tipe internal dan eksternal. Tipe yang kedua ini sebenarnya tidak jauh berbeda, hanya penggunaannya saja yang membedakan keduanya. 

Perbedaan ukuran antara keduanya dipengaruhi oleh komponen penyusun pada HDD dan SDD. Komponen platter, head, dan sebagainya yang terdapat pada HDD membuat ukurannya jauh lebih besar dan berat. 

Performa dalam Memproses Data 

Perbedaan SSD dan HDD berikutnya terletak pada performa dalam memproses data. Seperti yang saya bilang tadi, bahwa SSD merupakan versi canggih dari HDD. Sebab itulah, performa pada laptop yang menggunakan SSD jauh lebih bagus. 

Dari pengalaman saya, laptop dengan SSD memiliki kemampuan booting dan kinerja yang lebih mumpuni dalam membaca data, sehingga dapat bekerja secara multi fungsi tanpa kendala. Bahkan, kecepatan SSD dalam membaca data bisa 8 kali lebih cepat dari HDD. 

Berkat kecepatannya inilah, laptop yang menggunakan SSD memiliki proses booting dalam hitungan detik saja. Hal ini akan berdampak pula pada kelancaran aktivitas yang kamu lakukan. 

Lalu, bagaimana tingkat kecepatan HDD? Waktu yang dibutuhkan HDD dalam memproses data tergantung pada spesifikasinya. Meski begitu, kecepatannya tidak sebanding dengan kecepatan SSD. Hal ini dikarenakan HDD masih menggunakan piringan berputar dan komponen mekanik lainnya. 

Fragmentasi HDD

Istilah fragmentasi digunakan untuk menggambarkan kemampuan HDD dalam mengelola file yang tersimpan. File berukuran besar yang disimpan pada HDD terletak pada blok yang berdekatan. Seiring dengan penggunaannya, kapasitas HDD akan penuh. Pada saat itulah, file yang tersimpan dapat terpencar. 

Fragmentasi yang terjadi pada HDD dapat menurunkan kinerja penyimpanan pada laptop maupun komputermu. Jika kamu ingin memulihkan kinerjanya, maka kamu harus melakukan defrag terlebih dahulu. 

Sementara itu, laptop yang menggunakan SSD tidak mengenal istilah fragmentasi. Semua data yang kamu simpan akan tetap tersimpan di dalam chip flash, sehingga performanya pun tidak akan mengalami penurunan. 

Jangka Waktu Pemakaian 

Saya juga merasakan perbedaan SSD dan HDD pada jangka waktu pemakaiannya. Usia HDD cenderung bergantung pada cara perawatannya. HDD yang tidak mengalami kerusakan bisa bertahan dalam kurun waktu yang lama. Namun, ketika HDD mengalami kerusakan seperti bad sector, maka kamu harus segera menggantinya dengan yang baru. 

Sementara jangka waktu pemakaian pada SSD dihitung berdasarkan Terabytes Written. Ini merupakan hitungan untuk setiap kali menulis ulang data pada SSD laptop. SSD akan mengalami penurunan kemampuan saat mencapai batas Terabytes Written. Beberapa SSD ada yang memiliki jangka waktu hingga lima tahun. Namun, beberapa lagi tergantung pada kapasitas penyimpanan SSD itu sendiri. 

Harga SSD Lebih Mahal 

Perbedaan SSD dan HDD pada laptop yang berikutnya adalah dari segi harga. Dibanding HDD, penyimpanan SSD mempunyai harga yang lebih mahal per-GB yang ditawarkan. SSD dengan kapasitas yang sama dengan HDD bisa dibanderol dengan harga 2 kali lipat lebih mahal. Meski begitu, harga SSD jug tergantung pada jenis kamu pilih. 

Semakin besar kapasitas SSD yang kamu pilih, maka semakin mahal pula harganya. Itulah kenapa laptop dengan penyimpanan SSD pun dibanderol dengan harga yang tidak murah. 

Kekurangan Pada HDD 

Selain perbedaan SSD dan HDD, ada beberapa kekurangan yang saya rasakan pada laptop dengan HDD maupun SSD. Beberapa kekurangannya membuat sedikit tidak nyaman saat saya menggunakan laptop untuk pekerjaan yang cukup berat, seperti editing video. Berikut ini beberapa kekurangan yang terdapat pada HDD dan SSD. 

Panas yang Berlebihan dan Konsumsi Listrik yang Tinggi 

Laptop dengan penyimpanan HDD seringkali mengalami panas yang berlebihan, terutama saat digunakan untuk aktivitas yang berat. Beberapa laptop bahkan membutuhkan fan tambahan untuk menstabilkan suhunya. 

Meningkatnya suhu pada laptop HDD dipengaruhi oleh beberapa faktor, Salah satunya karena adanya komponen mekanik yang bekerja untuk memproses data. Selain itu, konsumsi daya listrik pada laptop HDD juga cenderung lebih tinggi. 

Suara yang Cukup Berisik 

Saya sudah menyinggungnya sejak awal, bahwa putaran motor dan piringan pada HDD menimbulkan suara yang cukup tinggi. Bagi sebagian orang, noise yang muncul dari piringan ini cukup mengganggu, apalagi saat membutuhkan konsentrasi penuh. 

Keunggulan Pada SSD

Sementara itu, ada beberapa keunggulan yang saya rasakan dari perangkat dengan SSD. Di antaranya adalah sebagai berikut:

Panas Tidak Terlalu Tinggi 

Perangkat SSD memiliki suhu panas yang tidak terlalu tinggi seperti HDD. Ini menjadi poin plus, karena laptop yang panas menyebabkan konsumsi baterai lebih boros. 

Lebih Hemat Listrik dan Tidak Berisik

Keunggulan berikutnya adalah lebih hemat listrik. SSD membutuhkan daya kurang dari 1 watt, berbeda dengan HDD yang memerlukan daya listrik hingga 10 watt lebih. Selain itu, SSD tidak berisik karena tidak memiliki motor dan piringan. 

Itu tadi perbedaan SSD dan HDD yang perlu kamu ketahui beserta kekurangan dan kelebihannya. 

Leave a Comment