Apa itu Podcast & Gimana Cara Kerjanya? Ini Penjelasan Lengkapnya! (2022)

Belakangan ini, istilah podcast sering sekali kita dengar. Berbagai podcast juga muncul dan menjadi primadona banyak anak muda untuk didengarkan.

Baik untuk belajar, hiburan, menemani aktivitas harian seperti nyetir, kerja, atau nongkrong, hingga untuk keperluan bisnis dan pengembangan diri.

Nah, buat kamu yang penasaran apa sih itu podcast? Dan gimana cara buat podcast sendiri, artikel ini akan membahas secara detail mengenai podcast dari A-Z.

So, yuk langsung aja kita bahas!

Apa itu Podcast?

Apa itu Podcast & Gimana Cara Kerjanya?

Kalo orang bertanya apa itu podcast, maka ada banyak definisi yang bisa kita sampaikan.

Menurut kamus internasional, podcast adalah kumpulan atau serangkaian file audio digital yang tersedia untuk diunduh atau didengarkan melalui Internet.

Masing-masing podcast itu terdiri dari beberapa episode yang berkesinambungan satu sama lain.

Singkatnya, menurut situs thepodcasthost.com, podcast itu selayaknya radio talk. Yang bisa kita subscribe dan bisa didengarkan kapan saja di mana saja melalui smartphone.

Yang membedakan podcast dengan siaran radio adalah bahwa podcast itu:

  • Didengarkan melalui internet atau smartphone
  • Durasinya bisa berapa saja tak terbatas (dari 1 menit hingga 3 jam bisa)
  • Frekuensi postingnya bisa kapan saja, bisa setiap hari, seminggu sekali atau sebulan sekali tergantung podcasternya.
  • Format podcast juga bisa bervariasi mulai dari solo host hingga banyak orang.
  • Topik bahasan juga bebas tergantung podcasterya.

Secara umum, podcast jauh lebih simple dan mudah dibandingkan dengan siaran radio. Podcast juga gak terikat aturan yang ribet sebagaimana di radio. Siapapun kamu, bisa membuat podcast sendiri hanya bermodalkan smartphone saja.

Orang yang membuat konten podcast disebut podcaster.

Asal-usul podcast

Istilah podcast sebenarnya singkatan dari ‘’ipod’ dan ‘’broadcast’’.

Awalnya, kegiatan podcast muncul pertama kali tahun 2004. Ketika seorang VJ (video jockey) MTV bernama Adam Curry bersama seorang software developer bernama Dave Winer membuat sebuah platform bernama ‘iPodder’. Di mana orang bisa mendownload siaran radio ke dalam iPod mereka sendiri.

Dari sinilah istilah podcast itu muncul pertama kali.

Pada tahun 2005, Apple merilis iTunes 4.9, yang didesain khusus untuk bisa mendengarkan podcast.

Hingga sekarang podcast menjadi begitu populer di seluruh dunia. Menurut data dari PodcastInsight.com, lebih dari 51% orang di seluruh dunia telah mendengarkan podcast.

Sementara jumlah podcast yang ada sekarang terus berkembang. Di perkirakan saat ini ada 850.000 podcast yang tersedia, dan akan terus meningkat seiring perkembangan teknologi digital.

Menurut seorang podcaster senior di Indonesia, bahwa podcast dengan konten audio akan menjadi konten masa depan. Karena salah satu keunggulan utama dari konten audio podcast adalah mudah untuk dikomsumsi.

Kamu gak perlu meluangkan waktu khusus untuk dengerin podcast. Faktanya, kamu bisa dengerin podcast sambil nyetir, kerja atau beresin rumah.

Bagaimana cara kerja podcast?

Berbeda dengan siaran radio, podcast jauh lebih mudah untuk diproduksi. Podcast juga gak terikat aturan yang ribet sebagaimana di dalam stasiun radio.

Artinya siapapun kamu, selama punya peralatan rekaman audio yang mendukung (seperti microphone atau smartphone) kamu bisa buat podcastmu sendiri dari rumah.

Yang perlu kamu lakukan hanyalah membuat akun membership di platform penyedia hosting podcast seperti achor.fm atau google podcast.

Cara kerja podcast sendiri simple.

File rekaman audio podcast dihosting di website penyedia hosting seperti Stitcher, iTunes, Google Podcasts, atau Apple Podcasts.

Sebagai host kamu bisa mengupload podcast kamu episode per episode. Dan para pendengar bisa subscribe dan mengikuti setiap episode podcast kamu setiap kali kamu publish.

Menurut data, 85% pendengar podcast itu loyal. Artinya begitu mereka sudah suka dengan podcastmu, mereka akan mendengarkan dan setia menunggu setiap episode podcast itu realese dari awal hingga akhir.

Jenis-Jenis Podcast

Sebagaimana disebutkan di atas, bahwa format podcast itu lebih bebas dan beragam dibanding siaran radio.

Nah, jika kamu ingin tau apa aja jenis-jenis podcast yang umum dibuat, berikut 8 jenis podcast dilansir dari website brafton.com.

  1. Interview Podcast:
    Jenis podcast di mana seorang host mengundang dan mewawancarai seorang bintang tamu. Biasanya berupa tokoh, public figure, atau seorang expert di suatu topik tertentu.
  2. Conversational Podcast:
    Ini seperti siaran radio di mana dua orang host mengobrol satu sama lain mengenai suatu topik bahasan atau sesuatu yang sedang trend. Beda dengan jenis podcast interview, jenis podcast ini biasanya dibawakan oleh host dengan suasana humor atau obrolan yang asyik.
  3. Monologue Podcast:
    Seorang host membawakan narasi podcast sendirian dari awal hingga akhir. Umumnya podcast seperti ini dibawaka oleh seorang yang expert di suatu bidang dengan tujuan untuk pembelajaran atau edukasi.
  4. Storytelling Podcast:
    Ini juga bisa berupa monologue, akan tetapi konten materi yang dibawakan berupa cerita yang bersambung dari satu episode ke episode berikutnya.
  5. Roundtable Podcast:
    Bayangan acara talk show seperti Mata Najwa, di mana beberapa orang berkumpul untuk membahas atau memberikan komentar mengenai suatu topik bahasan.
  6. Theatrical Podcast:
    Podcast ini juga umumnya berupa cerita fiksi, hanya saja lebih kompleks daripada monologue storytelling. Ini melibatkan banyak hal seperti sound engineer, hingga karakter tokoh yang beragam. Tujuannya untuk memberikan suatu pertujukan teater dalam bentuk audio.
  7. Repurposed-Content Podcast:
    Konten yang sebelumnya di-publish dalam bentuk media lain, seperti tulisan blog, atau video kemudian dibuat ulang dalam audio podcast. Cara ini banyak digunakan oleh para digital marketer atau pebisnis online.
  8. Hybrid Podcast:
    Format podcast yang bebas dan sesuai kreativitas si pemilik podcast. Contohnya, orang yang bikin online meeting dari tempat yang berbeda dan disajikan dalam forma podcast yang interaktif.

Topik Bahasan Podcast

Dengan beragamnya jenis podcast yang ada saat ini, topik bahasan podcast pun semakin beragam. Orang mendengarkan podcast untuk beragam kebutuhan. Mulai dari hiburan, pembelajaran hingga bisnis.

Menurut data dari laporan statista tahun 2021, 5 topik podcast yang paling digemari saat ini adalah komedi, berita, tema kriminal, olahraga, dan kesehatan/fitnes.

Berikut data selengkapnya

Apa itu Podcast & Gimana Cara Kerjanya?

Di Indonesia sendiri, 5 topik yang paling banyak digemari adalah entertainment, gaya hidup/life style, edukasi, bisnis dan teknologi.

Khusus untuk topik bisnis, saat ini juga mengalami kenaikan. Banyak orang yang pada akhirnya memilih podcast untuk belajar mengembangkan bisnis mereka. Majalah Forbes menyebutkan bahwa 39% pemilik bisnis kecil menengah (Small Business Enterprise) mendengarkan podcast untuk belajar bisnis.

Bukan cuma itu, pemilik bisnis juga disarankan untuk membuat podcast mereka sendiri. Karena podcast dinilai menjadi salah satu media pemasaran yang ampuh di era saat ini.

Manfaat Podcast Untuk Bisnis dan Brand

Ken Greene, seorang konsultan keuangan dan asuransi di Amerika, pemilik podcast Engineer of Finance, mengatakan bahwa membuat podcast menjadi salah satu keputusan terbaiknya dalam mengembangkan bisnis konsultannya.

Lantas, apa aja sih manfaat podcast untuk bisnis?

#1. Membangun Brand Awareness

Dulu bisnis bergantung pada media pemasaran tradisional seperti billboard atau spanduk. Komunikasi marketing semacam ini hanya bersifat searah dan sifatnya jangka pendek. Saat ini, berbagai platform digital tersedia untuk promosi bisnis.

Salah satunya adalah podcast.

Podcast memiliki banyak keunggulan. Dengan merilis konten edukasi yang berkesinambungan melalui episode-episode podcast, ini akan menjadi media pemasaran bisnis yang ampuh.

Podcast sangat ampuh untuk membangun brand awareness. Sebab orang menkomsumsi jenis konten podcast yang sifatnya mengedukasi atau menginspirasi orang. Dari sini orang akan kenal dan ‘ngeh’ dengan brand atau bisnis kamu.

#2. Membangun hubungan personal dengan pelanggan

Ini salah satu kekuatan podcast yang gak dimiliki media pemasaran lain. Melalui konten suara di podcast, kamu bisa membangun hubungan yang lebih intim dengan pelanggan.

Orang senang mendengarkan suara kita, karena mereka merasa lebih dekat dan lebih mudah memahami setiap pesan komunikasi kita. Berbeda dengan konten tulisan yang hanya memaksa orang untuk membaca.

#3. Podcast membantu menjangkau pelanggan baru.

Dengan podcast, peluang kamu untuk bisa menjangkau prospek atau calon pelanggan menjadi lebih luas.

Ini karena penikmat podcast adalah segmen market yang berbeda dengan penikmat blog atau social media. Artinya kamu bisa menjangkau pasar yang selama ini tidak terjangkau.

Kedua, orang biasanya mendengarkan podcast pada saat mereka lagi gak bisa membaca atau membuka social media. Misalnya ketika mereka lagi nyetir atau beresin rumah. Dalam kondisi ini, mereka gak punya pilihan untuk scrolling dan skip. Nah, ini peluang besar untuk menyampaikan pesan komunikasi brand kamu.

Selain itu, platform hosting atau streaming podcast seperti inspigo atau spotify akan memajang podcast kamu di halaman listing mereka. Jadi ini semacam promosi gratis buat bisnis kamu.

#4. Podcast membangun ‘trust’

Saat ini trus menjadi mata uang yang sangat penting agar orang mau bertransaksi dengan kita.

Dengan podcast kita bisa membangun trust dengan lebih mudah. Caranya adalah dengan mengundang tokoh, influencer atau expert untuk berbicara di podcast kita.

#5. Podcast menyediakan konten social media

Barangkali kamu bingung, mau update konten social media tapi kehabisan ide. Dengan adanya podcast kamu bisa posting cuplikan podcastmu, atau mengenai bintang tamu yang kamu undang.

#6. Podcast mudah diproduksi

Bagi bisnis owner kadang-kadang sulit dan gak punya waktu bikin konten. Seperti artikel atau video youtube. Tapi podcast adalah salah satu media pemasaran yang sangat mudah di produksi. Hanya bermodal smartphone kamu bisa mulai rekam podcast semudah ngobrol.

Juga gak perlu waktu khusus, kamu bisa melakukannya sambil nyetir sehingga jadi lebih produktif.

#7. Podcast mendatangkan cuan

Ya, disamping promosi, podcast juga berpotensi dapatkan penghasilan tambahan. Sudah banyak podcaster yang menikmati penghasilan dengan monetisasi podcast mereka. Bisa dengan sponsored content, iklan atau interview berbayar.

#8. Podcast meningkatkan traffic dan SEO website

Ya, ini salah satu cara saya meningkatkan traffic website. Dengan membuat podcast kamu bisa menempatkan link websitemu di platform podcast tersebut. Dan tentu ini nilai plus buat performa SEO websitemu di mana kamu mendapatkan backlink berkualitas gratis dari website penyedia hosting podcast tersebut.

5 Rekomendasi Podcast Terbaik di Indonesia

Saat ini sudah sangat banyak podcaster indonesia yang berkualitas. Mereka menyediakan konten yang layak untuk didengarkan.

Berikut beberapa rekomendasi podcast di Indonesia yang wajib kamu subscribe:

Makna Talks

Ini adalah podcast yang membahas seputar Gaya Hidup, inspirasi dan pengembangan diri. Kamu bisa belajar banyak hal tentang hidup dari para narasumber-narasumber keren yang diundang ke Makna Talk ini. Orang-orang seperti Herjunot Ali, Dion Wiyoko, Marissa Anita, Sarah Sechan hingga Ed Shareen pernah diundang di podcast ini.

PORD (Podcast Raditya Dika)

Siapa yang gak kenal Raditya Dika, seorang penulis, komika, dan content creator yang sukses di Indonesia. Nah, di podcast ini ia banyak bercerita tentang hal-hal penting seperti mengelola keuangan, investasi, kehidupan berkeluarga, content creation, dan gak lupa komedi.

Satu Persen Podcast

Satu persen adalah salah satu startup yang bergerak di bidang kesehatan mental dan isu-isu remaja. Di-backup oleh para mentor yang merupakan psikolog atau lulusan sarjana psiklogi, satu persen akan memberikan layanan dan edukasi kesehatan mental yang berkualitas buat kamu.

Digital Marketing With Denny Santoso

Buat kamu yang mau belajar bisnis online dan digital marketing, salah satu podcast yang rekomended untuk kamu dengarkan adalah podcast milik Denny Santoso. Beliau adalah salah seorang expert di bidang digital marketing yang telah berpengalaman puluhan tahun dalam membangun bisnis online. Kamu bisa mencuri banyak ilmu beliau melalui podcast ini.

Endgame with Gita Wirjawan

Gita Wirjawan adalah seorang tokoh politik, pengusaha dan mantan menteri perdagangan.

Pada podcastnya ini, ia banyak mengundang tokoh-tokoh penting untuk berbicara mengenai beragam topik.

Mulai dari kesuksesan, karir, bisnis, hingga arah kebijakan untuk Indonesia ke depannya.

Jika kamu ingin menambah wawasan podcast ini penting banget untuk kamu dengarkan.

Itulah 5 rekomendasi podcast yang bisa kamu dengarkan. Tentu masih banyak lagi podcast-podcast keren lainnya. Kamu bisa searching sesuai kebutuhan kamu melalui platform yang ada.

Cara Membuat Podcast di Spotify

Nah, sampai di sini kita udah membahas berbagai hal seputar podcast. Sekarang buat kamu yang ingin membuat podcast sendiri, baik untuk kebutuhan bisnis, maupun untuk hiburan, barangkali kamu bertanya ‘’gimana cara membuat podcast?’’

Di sini saya akan berikan tips dan tutorial bagaimana membuat podcast kamu di Spotify.

Kenapa Spotify?

Karena Spotify adalah salah satu platform streaming podcast yang sangat populer saat ini. Menurut data, 43% pendengar podcast menggunakan spotify.

So, gimana cara buat podcast di Spotify?

1. Tentukan Topik Podcast

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah menentukan topik bahasan apa yang mau kita bahas dalam podcast kita nantinya. Ini penting agar podcast kita mudah dikenali orang. Setelah itu, rancang juga konten-konten yang akan kita buat dalam bentuk episode-episodenya.

Misal kita mau membahas tentang Tanaman Hidroponik.

Maka kita bisa buat episode sebagai berikut:

  • Episode 1: Apa itu tanaman hidroponik?
  • Episode 2: Kenapa tanaman hidroponik itu penting?
  • Episode 3: Apa aja persiapan untuk membuat hidroponik?
  • Episode 4: Cara merawat tanaman hidroponik? Dst.

2. Membuat naskah podcast

Setelah topik dan episode-episode konten podcastmu siap, maka langkah selanjutnya mulailah membuat naskah dari masing-masing episode tersebut.

Naskah akan membantu kamu dalam proses membuat dan merekam podcast biar rapi dan terstruktur. Ini juga mencegah obrolan jadi ngelantur ke mana-mana.

Kamu bisa membuat naskah full kata demi kata yang tinggal dibaca saja. Atau jika suka berimprovisasi, kamu bisa membuat naskah berupa point-point penting pembahasan saja.

3. Mendaftar di ANCHOR.FM

Sebelumnya perlu kamu pahami bahwa Spotify sebenarnya bukanlah platfom untuk membuat dan menghosting podcast (hosting platform). Spotify hanya menyiarkan podcast kita (streaming platform).

Karena itu, agar podcast kita muncul di spotify, kita butuh aplikasi pihak ketiga. Dalam hal ini saya merekomendasikan untuk menggunakan Anchor.FM. Ini adalah aplikasi all-in-one untuk menunjang kebutuhan podcast kamu.

Anchor sendiri sudah diakuisisi oleh spotify, jadi otomatis ketika kamu menggunakan anchor, podcastmu akan muncul ke spotify. Selain itu, anchor juga akan mendistribusikan podcastmu ke platform streaming lain seperti Apple podcast, google podcast, listennotes, dll.

Caranya…

Pertama buka website anchor.fm atau aplikasi anchor FM jika kamu menggunakan smartphone.

Kemudian klik, ‘‘Mulai’’.

Apa itu Podcast & Gimana Cara Kerjanya?

Isi data dirimu untuk membuat akun. Dan klik ‘Daftar’.

Apa itu Podcast & Gimana Cara Kerjanya?

Klik tombol ‘‘Mari kita mulai’’.

Selanjutnya di sini kamu bisa langsung merekam podcastmu, atau mengupload file rekaman yang sudah kamu buat sebelumnya.

Apa itu Podcast & Gimana Cara Kerjanya?

4. Siapkan Nama dan Cover Art

Setelah mendaftar di anchor fm, maka langkah selanjutnya adalah membuat nama podcast dan cover art untuk podcast kita.

Untuk nama podcast, pilihlah nama yang merepresentasikan topik dan isi dari podcast kamu nantinya. Bisa juga untuk menggunakan nama kamu pribadi jika ingin mengoptimalkan personal branding.

Atau menggabungkan keduanya seperti ‘‘DIGITAL MARKETING WITH DENNY SANTOSO’’ atau ‘‘BISNIS BARENG BRAM’’.

Setelah itu buatlah cover sebagai sampul depan podcastmu. Gunakan aplikasi editing seperti canva untuk memudahkan.

5. Rekam & Upload Setiap Episode Podcastmu

Selanjutnya tinggal merekam dan mengupload setiap series episode dari podcast yang udah kita buat. Kamu bisa merekam langsung melalui aplikasi Anchor atau merekam dulu menggunakan smartphone lalu menguploadnya ke Anchor.

Agar lebih baik, disarankan agar kamu merekam menggunakan smartphone. Selanjutnya untuk kebutuhan editing bisa menggunakan aplikasi gratisan seperti wave editor yang bisa didownload melalui apps atau playstore.

Gak perlu perfect. Cukup ngedit seperlunya saja. Tambahkan backsound musik (free royalti biar gak kena copyright). Yang paling penting adala pastikan gak ada noise dan suara kamu bisa didengarkan dengan jelas dan enak.

Penutup

Nah, selesai. Podcast kamu sudah jadi dan secara otomatis terdistribusi ke spotify dan platform podcast lainnya.

Sekian. Semoga bermanfaat 🙂

Photo of author

Prabowo

Seorang konsultan pajak yang menyukai teknologi dan blogging.

Leave a Comment